- HOME
- PROFIL
- PPID
- BERITA
- KESISWAAN
- GALERI
- INFORMASI
- INTERAKSI
- E-BOOK
×

Jakarta, 27 Februari 2026, SMP Negeri 115 Jakarta berhasil menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan 1447 H dengan penuh semangat dan khidmat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni dari tanggal 25 hingga 27 Februari 2026, dan diikuti oleh seluruh siswa muslim kelas 7, 8, dan 9. Bagi siswa yang beragama non-muslim, sekolah juga menyediakan kegiatan keagamaan tersendiri yang dipandu langsung oleh guru agama masing-masing.
Jakarta, 27 Februari 2026, SMP Negeri 115 Jakarta berhasil menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat
(Sanlat) Ramadhan 1447 H dengan penuh semangat dan khidmat. Kegiatan ini
berlangsung selama tiga hari, yakni dari tanggal 25 hingga 27 Februari 2026,
dan diikuti oleh seluruh siswa muslim kelas 7, 8, dan 9. Bagi siswa yang
beragama non-muslim, sekolah juga menyediakan kegiatan keagamaan tersendiri
yang dipandu langsung oleh guru agama masing-masing.
Kegiatan Pesantren Kilat ini dirancang secara terstruktur dengan jadwal yang padat namun bermakna. Pada hari pertama, Rabu 25 Februari 2026, kegiatan difokuskan untuk siswa kelas 7. Hari kedua pada Kamis 26 Februari 2026 diperuntukkan bagi siswa kelas 8, dan hari ketiga pada Jumat 27 Februari 2026 menjadi giliran siswa kelas 9. Setiap sesi dimulai sejak pagi hari dengan rangkaian kegiatan yang mencakup Pembukaan Acara, Pembacaan Doa, Tadarus Al-Qur’an, Sholat Dhuha, hingga penyampaian materi inti oleh narasumber yang kompeten di bidangnya.
Dalam rangkaian kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadan 1447 H di SMPN 115 Jakarta, Muhammad Qadhafi tampil sebagai narasumber khusus untuk siswa kelas 8 dengan membawakan materi bertajuk “Membangun Akhlak Remaja di Tengah Tantangan Pergaulan Masa Kini.” Materi ini hadir sebagai respons nyata terhadap berbagai tantangan moral yang dihadapi generasi muda di era digital, mulai dari pengaruh media sosial hingga gaya hidup bebas yang kian mengikis nilai-nilai keislaman.
Materi yang disampaikan dalam Pesantren Kilat tahun ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi remaja masa kini. Di antaranya adalah tema “Dampak Pergaulan Negatif bagi Remaja dalam Perspektif Nilai-Nilai Keagamaan” untuk siswa kelas 9 yang dibawakan oleh Arief Suci, M.Pd, seorang Educational Trainer dari Generasi Cerdas Indonesia (GCI). Materi ini mengupas berbagai bentuk pergaulan negatif seperti penyalahgunaan zat, kenakalan kolektif, bullying, hingga kekerasan seksual berbasis elektronik, beserta cara pencegahannya dari sudut pandang agama Islam.
Selain itu, sesi materi juga menghadirkan Ust. Zainal Abidin, S.Ag., M.Ag. yang membawakan tema “Menjadi Remaja Muslim Berkarakter di Era Digital” khusus untuk siswa kelas 7. Beliau menekankan pentingnya meneladani sifat-sifat Nabi – Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah – sebagai pondasi karakter generasi muda muslim yang tangguh di tengah gempuran era digital. Sesi juga diperkaya dengan pembahasan akhlak kepada Allah, orang tua, guru, teman sebaya, hingga etika di media sosial.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif dan ice breaking yang membuat suasana semakin hidup dan antusias. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan Penutupan Acara yang resmi dan diakhiri dengan Sholat Dzuhur berjamaah. Keseluruhan kegiatan berjalan dengan lancar berkat koordinasi yang baik antara OSIS, pengurus DKMS, serta seluruh panitia pelaksana.
Komitmen sekolah terhadap inklusivitas juga tercermin dari penyelenggaraan kegiatan keagamaan paralel bagi siswa non-muslim. Para siswa tersebut mengikuti program pembinaan karakter yang didampingi langsung oleh guru agama mereka masing-masing, sehingga seluruh warga sekolah dapat memperoleh pembinaan spiritual yang sesuai dengan keyakinan masing-masing selama bulan yang penuh berkah ini.
“Kegiatan Pesantren Kilat ini bukan sekadar rutinitas tahunan.
Ini adalah upaya nyata sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas
secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan ketahanan spiritual di
era yang penuh tantangan.”
— Kepala SMP Negeri 115 Jakarta Ibu Yulia Vistaria, S.Pd.
Dengan suksesnya pelaksanaan Pesantren
Kilat Ramadhan 1447 H ini, SMP Negeri 115 Jakarta sekali lagi membuktikan
komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang holistik – mengintegrasikan
kecerdasan intelektual dengan kekuatan moral dan spiritual. Semoga seluruh ilmu
dan nilai-nilai kebaikan yang diserap selama tiga hari tersebut dapat menjadi
bekal bagi para siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan
sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
INFO KEGIATAN PESANTREN KILAT 1447 H
● Hari/Tanggal : 25 – 27 Februari 2026 (3 hari)
● Kelas 7 : Rabu, 25 Februari 2026
● Kelas 8 : Kamis, 26 Februari 2026
● Kelas 9 : Jumat, 27 Februari 2026
● Peserta : Seluruh siswa muslim kelas
7, 8, dan 9
● Non-Muslim : Kegiatan keagamaan
tersendiri bersama guru agama
● Narasumber : Arief Suci, M.Pd (GCI), Muhammad
Qadhafi, & Ust. Zainal Abidin, S.Ag., M.Ag.
● Penyelenggara : OSIS & DPS SMP
Negeri 115 Jakarta
#PesantrenKilatSMPN115
#SanlatRamadan1447H
#AkhlakRemaja
#RemajaMuslimBerkarakter
#SMPN115Jakarta
#RamadanBerkah
#PendidikanKarakter
#BangunAkhlakBangunBangsa